Ide Menulis Bagi Guru
Resume Pelatihan Kesembilan
IDE MENULIS BAGI GURU
Narasumber : Wijaya Kusumah, M.Pd,
Sebenarnya ide menulis bagi seorang guru banyak sekali, begitu disampaikan oleh Narasumber Bapak Wijaya Kusumah, M.Pd. yang akrab disapa Omjay. Narsum adalah seorang guru, kandidat doktor, punya segudang prestasi menulis, aktif di organisasi guru PGRI, Narasumber di berbagai acara penulisan, meraih berbagai juara dalam penulisan terutama dikalangan guru dan sangat produktif menulis baik di blog maupun menjadi buku. Menurut Narsum ide penulisan bisa berasal dari dalam diri sendiri bisa juga datang dari orang lain. Tulisan itu bisa berisi kisah nyata dari kegiatan kita sehari-hari. Contohnya pengalaman Narsum sendiri ketika mengurus perpanjangan SIM A yang sudah habis masa berlakukanya di Polres Kota Bekasi. Hasil olah pengalaman itu ditulis Narsum dalam blog pribadinya.
Tempat menuangkan segala rupa pengalaman bisa dibanyak tempat. Bisa di blog keroyokan misalnya di kompasiana.com, bisa juga menulis di blog gratisan seperti di blogger.com. Bahkan kita bisa menulis di website https://gurupenggerakindonesia.com yang sekarang ini semakin banyak penulisnya. Sekalipun menurut pengalaman Narsum paling enak itu kalau menulis di blog pribadi. Blog milik Narsum adalah https://wijayalabs.com. Kita juga bisa menulis di website https://terbitkanbukugratis.id sebagai syarat buku kita dicetak dan diterbitkan oleh YPTD dengan bayar seikhlasnya. Tempat-tempat penulisan tersebut bisa kita pilih sesuka hati kita. Narsum sendiri mengelola banyak blog.
Sebuah foto bisa menjadi inspirasi untuk kita menulis. Cara memulainya bisa dengan 3 alinea dulu. Alinea pembuka, isi, dan penutup. Lalu kembangkan dengan rumus 5W plus 1H. Untuk rumus ini, kita bisa cari penjelasannya di google.com. Pasti ketemu jawabannya. Sekarang bukan lagi saatnya kita diberitahu, tapi mulai mencari tahu. Itulah yang disebut dengan belajar secara mandiri. Kita ambil contoh tulisan yang diambil dari Pengalaman Memperpanjang SIM.
“Jumat, 22 Oktober 2021, pukul 17.00 WIB, saya mendapatkan nomor antrian untuk pemeriksaan kesehatan perpanjangan SIM A di Polres Bekasi. Caranya sangat mudah. Saya hanya mengetik pelayanan SIM di polres Bekasi melalui mesin pencari google.com”.
Itu baru alinea pertama. Narsum belum masuk kepada alinea kedua dan ketiga. Jadi yang penting adalah menulis saja dulu di alinea pertama, maka ide menulis akan datang untuk alinea selanjutnya. Selanjutnya alinea kedua. Itulah yang Narsum lakukan dalam mengembangkan ide menulis. Memang untuk penulis pemula ini akan terasa sulit. Jika hal ini mendera kita, kita bisa mencari infonya di youtube.com untuk mendapat insight dalam mengembangkan tulisan berikutnya. Sekarang kita fokus ke alinea kedua dan tiga, lanjutan dari alinea pertama.
“Ternyata mudah sekali ya memperpanjang SIM sekarang ini. saya merasakannya hari ini. Saya datang langsung ke meja registrasi. Kemudian diajak ke bagian pemeriksaan kesehatan. Setelah ditanya tinggi badan, dan berat badan serta info lainnya, saya pun diminta membayar pemeriksaaan kesehatan sebesar Rp. 35.000,-. Dari sana kita menuju loket A dan membayar Rp. 110.000 yaitu Rp. 80.000 dan Rp.30.000 untuk asuransi kecelakaan. Setelah itu kita langsung foto, dan menunggu mendapatkan SIM baru”.
“Tidak sampai 5 menit, SIM baru sudah jadi. Saya pun pulang dengan senang hati. Ternyata memperpanjang SIM sangat mudah sekali. Sudah banyak informasi di internet yang sangat membantu sekali. Hindari membuat atau memperpanjang SIM melalui calo. Sempatkan waktu untuk mengurusnya sendiri. Supaya anda tahu kemudahan membuat dan memperpanjang SIM di kota Bekasi”.
Penulisan yang diambil dari pengalaman keseharian seperti pengalaman memperpanjang SIM pasti banyak dibutuhkan orang, informasinya. Begitu juga dengan kita sebagai guru bisa menceritakan pengalaman kita di kelas, di sekolah. Itulah yang diakukan Narsum setiap hari sehingga Narsum tak pernah kehabisan ide dalam menulis. Sebab Narsum menulis dari kegiatan kesehariannya jadi tentu saja tulisannya banyak diminati banyak orang. Tulisan Narsum tentang pengalaman memperpanjang SIM di kota Bekasi Narsum upload ke berbagai link, seperti :
https://www.kompasiana.com/wijayalabs
https://wijayalabs.com/2021/10/22/pengalaman-perpanjangan-sim-a-di-polres-kota-bekasi/
https://belajarmenulisbersamaomjay.blogspot.com/2021/10/pengalaman-perpanjang-sim-di-polres.html
Keren Bu. Rapih dan mudah difahami tapi alisnya kepanjangan
BalasHapusNuhun Pak... alis yang mana Pak? Masukkan sangat berguna buat saya Pak
Hapus