blog sebagai sarana pembelajaran
Resume Ke-29
Blog Sebagai Sarana Pembelajaran
Narasumber : Nani Kusmiyati, S.Pd., M.M., CTMP
Malam ini, Mayor Nani akan menyampaikan materi “Blog sebagai Sarana Pembelajaran”. Ditemani oleh moderator Ibu Rosminiyati. Dengan topik, "Blog sebagai sarana pembelajaran” Mayor Nani menyampaikan alasan memakai blog menjadi sarana pembelajaran. Selain sudah banyak dikenal orang, saat ini blog bukanlah sesuatu yang baru hampir setiap orang mengenal tentang blog, juga berdasarkan pengalamannya blog itu sangat membantu. Membantu dalam mengabadikan buah pikirannya. Bertahun-tahun yang lalu para penulis juga kaum akademia menggunakan blog untuk mengekspresikan ide, pengalaman dan ilmu yang didapatkannya.
Narasumber mengenal blog pada tahun 2012 ketika mengikuti misi PBB di Lebanon. Saat itu beliau belum mulai menulis karena masih ada keraguan mau menulis apa, walaupun sudah ada niat. Tulisan-tulisan dari kegiatan yang dilakukannya di daerah misi hanya ditulis di folder-folder dan disimpan di email agar tidak hilang termasuk juga beberapa foto untuk mengabadikan moment-moment penting dan bersejarah walaupun beberapa hilang karena virus. Setelah mengenal Om Jay dan sahabat-sahabat literasi Gelombang 8 mulailah beliau menyukai blog dan mulai mendapatkan manfaatnya.
Beliau mengajar di TNI AL dan mulailah menjadikan blog sebagai sarana belajar dan mengajarnya. Sebagai guru tentunya blog sangat membantu untuk menyimpan bahan ajar dan media pembelajaran dengan menuliskan inovasi di dalam mengajar baik berupa teknik mengajar maupun materi ajar. Sebenarnya data-data dapat saja disimpan di flash disk atau laptop namun laptop atau flasdisk bisa terkena virus sehingga sangat riskan hilangnya materi ajar tersebut. Sementara Blog merupakan salah satu media yang aman untuk menyimpan materi pelajaran kita karena tidak akan terkena virus. Yang terpenting kita tidak lupa nama blog dan password-nya. Jika lupa password masih bisa dipulihkan melalui email atau no Hp kita.
Karena blog bersifat umum yang dapat dibaca orang lain maka sebaiknya kita pandai memilih materi. Jika guru memiliki soal-soal dan dianggap masih bersifat konfidensial atau rahasia sebaiknya jangan disimpan di blog. Ketika mengajar Narsum menggunakan blog untuk mengirimkan tugas-tugas ke siswa dan meminta siswa menjawab di blog mereka dan mengirimkan linknya ke group What app. Beliau juga memberi tugas ke siswa lain untuk berkunjung ke blog temannya minimal dua blog dan memberikan komen terhadap tugas mereka. Narsum tidak dapat memaksa mereka untuk visit ke semua blog karena mereka juga mendapatkan banyak pekerjaan rumah dari guru berbeda. Narsum menggunakan blog untuk pelajaran reading and writing. Walau sebenarnya bisa juga untuk mengajarkan skill lain. Tugas yang diberikan pada siswa biasanya membuat resume pelajaran yang telah mereka dapatkan dari beliau. Hari demi hari writing mereka menjadi lebih baik.
Bagaimana dengan siswa SD atau SMP? Menurut beliau mereka bisa memiliki blog namun dengan bantuan orang tua atau kakak-kakaknya yang mengerti blog dengan segala etika bersosial media. Jika perlu yang mengetahui passwordnya hanya orang tua atau kakak-kakaknya yang dapat diandalkan. Walau blog milik pribadi namun konten yang ditulis khusus untuk belajar atau menyampaikan pendapat yang tidak menyinggung siapapun. Guru SD atau SMP yang pandai IT bisa membantu mereka dengan bertatap muka via daring atau bertemu langsung dengan para orang tua dan mengajarkannya cara membuat blog dengan etika bersosial media.
Guru bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dapat menggunakan blog untuk mengajarkan reading dan writing. Jika speaking dapat melalui zoom atau whatsApp call. Penggunaan blog sebagai sarana pembelajaran adalah salah satu alat atau sarana untuk mengajar atau belajar. Silakan menggunakan media yang dianggap mudah untuk meningkatkan ilmu dengan berbagi kebaikan pada murid-murid, sahabat atau orang lain. Media yang sulit perlu dipelajari dan ditakhlukkan jika memang media tersebut akan banyak memberikan manfaat. Jika dianggap tidak memiliki manfaat, sebaiknya ditinggalkan. Selamat mencoba dan have fun dengan blog.
Menutup pembelajaran malam ini Narsum memberikan pesan “Terus belajar dan tularkan ilmu kita ke generasi muda juga ke orang lain. Terus berkarya, sehat dan bahagia.”
Komentar
Posting Komentar