Resume Pertemuan Ketiga  

Membongkar Rahasia Menulis Hingga Menerbitkan Buku

Narasumber : Rita Wati, S.Kom.

 

B

enar adanya bahwa jika kita ingin bisa menulis maka yang harus dilakukan adalah menulis, menulis dan menulis. Hal ini tak berlebihan karena terbukti dari pengalaman Ibu Rita Wati S.Kom. yang memaparkan pengalaman dari tidak tertarik dalam dunia penulisan sampai kini menjadi kurator, editor, moderator dan sekarang mulai diundang sebagai narsum di group menulis serta melahirkan 4 buku solo, 1 buku duet  bersama Prof Ekoji yang diterbitkan di penerbit Andi dan 10 buku antologi dimana 3 antologi dikuratori oleh narsum serta editor lapis pertama dan 3 editor buku fiksi berupa cerpen dan novel karya peserta Belajar Menulis Om Jay.

Nampaknya narsum juga memiliki bakat dalam penulisan terlihat dari rekam jejaknya dimana sebelum mengikuti pelatihan menulis narsum sudah mampu menulis cerpen dengan panjang halaman mencapai 142 halaman. Walaupun narsum menyakini bahwa menjadi penulis itu bukan karena bakat tapi karena latihan. Sebab dari pengalaman narsum kemampuan menulisnya keluar dan terorganisis diawali dari mencoba bergabung dengan grup penulisan dan akhirnya terasah menjadi seorang penulis. Dalam masa pelatihan narsum diwajibkan membuat tulisan resume sebanyak 30 resume. Setelah beres melakukan itu semangat narsum menjadi menggebu dalam hal penulisan. Tak dipungkiri juga oleh narsum jika semangat yang menggebu ini berkat dorongan Om Jay.

Dalam perkara penulisan hal pertama yang perlu diketahui oleh calon penulis adalah alasan atau dorongan diri ingin menulis. Apakah karena uang, nama, apa hanya sekadar mau belajar, hobi,  atau karena keterpaksaan salah satu persyaratan naik pangkat. Apapun yang menjadi motivasi akan baik adanya yang kemudian harus dilakukan adalah mulai menulis. Menulis apa saja yang ada di dalam pikiran. Tulis saja yang ada dipikiran. Tuangkan semua ide ke dalam tulisan jangan ditunda-tunda ketika ide itu datang.

Kedua, latihlah menulis setiap hari dimulai dari 100 kata kemudian meningkat 150 kata naik lagi  menulis pentigraf (menulis tiga paragraf) hingga pada akhirnya bisa menulis 1000 kata perhari. Ketiga, lakukan setiap hari. Keempat, setelah semua terbiasa mulai tingkatkan dengan membuat peta konsep atau TOC jika tulisan yang kita buat ingin dijadikan sebuah buku. Kelima, mulailah join menulis Buku Antologi. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan kepercayaan diri  menjadi seorang penulis.

Sebagai penulis pemula yang baru memulai tentu saja banyak masalah yang ada dalam pikirannya saat akan mulai menulis dan ketika hal itu terjadi maka kembali lihat ke langkah pertama yaitu menyadari motivasi menulis yang dilanjutkan dengan langkah-langkah berikutnya. Pada akhirnya solusi untuk mengatasi kendala dalam menulis hanya menulis dan membaca. Dengan kata lain tips menulis adalah,

 

Narasumber juga memberikan contoh pembuatan TOC,

JUDUL BUKU

MANAGEMENT KNOWLEDGE:

(Managemen Kelas Online )

Prof Ekoji & Rita Wati

Bab 1. Pendahuluan / Prolog

Bab 2.  Pengertian

a.  Pengertian Knowledge management

b.  Pentingnya Managemen Knowledge

c.  Strategi managemen knowledge

d.  Menanamkan Knowledge yang Baik

e.  Digital Knowledge

f.  Managemen Kelas Online

Bab 3. Technology

a.  Social Network

b.  Groupware

c.  Content management

d.  Telepresence

e.  Semantic technology

Bab 4 Teleconference Kelas Online

a.  E-mail

b.  Whatsapp Group

c.  Webex

d.  Google meet

e.  Zoom

Bab 5. Tools Kelas Online

a.  Google Class Room

b.  Blog

c.  Facebook

d.  Team Office

Bab 6. Quiz Online

a.  Kahoot

b.  Mentimeter

c.  Whiteboardfi

d.  Google form

e.  Quizziz

Bab. 7. Integrating Digital Tools in Lesson Plan

Bab  8. Penutup/ Epilog

Daftar Pustaka

Akhirnya benar bahwa untuk bisa menulis hal yang harus dilakukan adalah menulis dan amunisi terbaik untuk melahirkan tulisan yang baik adalah membaca. Jadi menulis dan membacalah. Mari kita lakukan jangan ditunda-tunda.Terimakasih Ibu Rita Wati, S.Kom.

Salam sehat.


Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer