langkah menyusun buku secara sistematis
Resume ke-16
LANGKAH MENYUSUN BUKU SECARA SISTEMATIS
Narasumber : Yulius Roma Patandean, S.Pd.
Untuk menyusun sebuah buku diperlukan langkah-langkah sistematis sehingga dapat menjelma menjadi naskah rapih yang siap cetak . Langkah-langkah ini disampaikan oleh Bapak Yulius Roma Patandean, S.Pd. dalam pelatihan menulis Om Jay. Bapak Narsum memberikan link-link di youtube yang telah disusunnya guna memudahkan para penulis dalam mempelajari langkah tersebut. Link youtube yang telah disusun Narsum diantaranya Cara Membuat Daftar Isi, Kutipan, Indeks dan Daftar Pustaka Otomatis (https://www.youtube.com/watch?v=eePQwyHAcjw). Cara Membuat Judul, Bab, dan Sub Judul Tulisan pada Buku Secara Otomatis (https://www.youtube.com/watch?v=jXPr59aW JSc). Cara Membuat Indeks Pada Tulisan Berbentuk Buku (https://www.youtube.com/watch?v=mS8 bfNZT-rA)
Pertama-tama dalam menyusunan sebuah buku, pastikan kita telah menyatukan semua naskah dalam satu file Ms Word. Gabungkan saja dulu semua naskah, urusan mengurutkannya, bisa belakangan. Jika naskah telah siap dalam satu file Ms Word, pastikan memberikan JUDUL BUKU. Mengapa? Karena judul akan memandu kita untuk mengembangkan, mengurangi atau menambah tulisan. Setelah judul buku siap, buatkan PRAKATA, jika memungkinkan siapkan KATA PENGANTAR dari orang lain yang kita percayai. Siapkan pula Sinopsis beserta foto ter-KEREN kita di bagian TENTANG PENULIS. Itu semua cara Narsum menyiapkan diri untuk menyusun naskah secara sistematis. Jadi kita siapkan semacam pagar dan pintunya dulu. Biar pas masuk sudah siap.
Narsum berkeyakinan bahwa kita para peserta telah memiliki kemampuan untuk melakukannya lewat pengalaman mengetik naskah skripsi dan tesis waktu kuliah dulu tinggal CLBK saja sehingga memori itu hadir kembali. Kemudian lakukan langkah-langkah yang ada di video di atas.
Metode dalam ketiga video itulah yang digunakan Narsum untuk menyatukan naskah buku-bukunya selama ini. Metode tersebut juga Narsum gunakan untuk menyatukan dan mengedit naskah-naskah buku yang dikirimkan sejumlah dosen di Tana Toraja kepadanya, kemudian Narsum bantu untuk terbitkan di penerbit Indie yang mereka inginkan. Mungkin saja ada metode lain yang lebih baik, tapi Narsum terlanjur fokus pada metode tersebut dan Narsum pertahankan hingga kini.
Dibagian lain Narsum menyampaikan pula cara memunculkan ide menyusun kerangka Buku yang sistematis karena untuk menyusun draft itu tidak mudah karena saling keterkaitan antara isi dan judul buku itu sendiri. Pertama, tuliskan apa yang terlintas di kepala, walaupun hanya 3-5 kalimat saja. Tulis dan simpan. Tambahkan judul/subjudul menggunakan metode di video.
Kedua, lengkapi naskah dengan gambar orisinil (jepretan sendiri). Gambar membantu kita menyampaikan ide. Contoh pada gambar di naskah CLBK. Di buku ini 98% gambar pemanis diambil dari kegiatan harian Narsum. Hal ini untuk membantu tidak terkena klaim hak cipta.
Ketiga, hubungkan judul demi judul yang memiliki keterkaitan di fase editing. Tambahkan dan kurangi jika memungkinkan. Tidak menutup kemungkinan muncul judul baru dari pengalaman harian kita.
Diakhir kata Narsum menitip agar materi-materi dari para narasumber diberi modifikasi agar menjadi naskah baru yang orisinil dan materi itu disatukan dalam satu file Ms Word. Kemudian, ada baiknya, hal yang sama diberlakukan untuk naskah buku solo kita. Jika naskahnya belum lengkap, minimal siapkan bab dan judulnya disertai sub judulnya. Jangn heran ketika di-setting secara sistematis, akan selalu mengundang kita untuk melengkapi naskahnya. Mengapa? Karena naskah kita telah memiliki gambaran umum kerangkanya. So, let's do it!
Terima kasih Bapak Yulius Roma Patandean, S.Pd. semoga bisa segera saya praktikkan.
Terima kasih sudah mengerjakan tugasnya dengan baik
BalasHapusSami-sami terimakasih sudah mampir ke tempat ini
Hapus